Dihidangkan air yang panas di pagi atau malam hari, entah di dalamnya itu terdapat kopi, teh, etc. memang sangatlah enak, apalagi jika udara sedang dingin. setelah saya membaca sedikit ulasan tentang adanya larangan untuk tidak meniup ke minuman panas yang akan kita minum, saya sedikit tertarik untuk mengetahuinya. wah kenapa ya?..
Inilah jawabannya:
Nabi melarang sahabatnya meniup air panas yang
akan diminum. Beliau tidak menerangkan tetapi melarang keras hal
tersebut. Ternyata dalam penelitian sains, air panas (H2O) yang bertemu
dengan karbondioksida (CO2) yang dihembuskan olehmulut, maka akan
menghasilkan persenyawaan H2CO3 (asam karbonat). Dan jika asam karbonat
itu masuk dalam tubuh manusia,maka dapat menyebabkan penyakit jantung.
jadi baiknya jika ingin meminum air yang panas, akan lebih baiknya jika kita menunggunya hingga menjadi sedikit hangat dan dapat kita nikmati tanpa harus kepanasan dan menghirup H2CO3 tersebut.
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma,
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يُتَنَفَّسَ فِي الإِنَاءِ أَوْ يُنْفَخَ فِيهِ
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang bernafas di dalam gelas atau meniup isi gelas. (HR. Ahmad 1907, Turmudzi 1888, dan dishahihkan Syuaib Al-Arnauth).
"berbagai sumber"
"gie"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar