Dengan Nama ALLAH swt yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Setiap manusia haruslah mengetahui siapa dirinya, kenapa dia dilahirkan,
dan apa tujuan dan tugas2 hidupnya, berapa lama dia bisa hidup di dunia
ini, dan kemana dia pergi setelah meninggalkan dunia ini?
Kalau manusia tidak bisa menjawab dengan benar, maka hidupnya seperti
manusia yang hidup di hutan2 yang menutup auratnya dengan daun daunan.
Mereka tidak berilmu.
Mereka tidak tahu tujuan&TUGAS hidupnya. Mereka menjalankan hidup
seperti binatang saja yaitu kawin, beranak, dan kalau sudah dewasa anak
di kawinkan lagi demikian seturusnya dan terakhir meninggal dunia.
Orang orang yang tinggal di kota pun banyak yang tidak mengetahui tujuan
& TUGAS hidupnya. Ada yang mengatakan untuk mencari hidup yang
bahagia, berkeluarga serta membesarkan dan mendidik anak2.
Mencari hidup yang bahagia juga bermacam macam;
ada yang bertapa, berzikir berjam jam di kamar yang gelap,ada yang hidup
sederhana, ada yang mencari uang untuk memenuhi keinginannya, dll.
Apakah tujuan & TUGAS hidup mencari bahagia menutut ALLAH? Jawabannya adalah tidak.
Pendapat ulama2/usztad2 pun berbeda beda.
Ada sebahagian ulama mengatakan untuk mencari ALLAH atau mendekati
diri kepada ALLAH dengan berzikir (memuji2 ALLAH) dlm kamar, dan
bertapa.
Ada yang mengatakan untuk beribadah kepada ALLAH dengan menjalankan
shalat, puasa,naik haji dan berzakat. Kalau rukun islam ini sudah
dikerjakan,sudah merasa berislam yang benar. Mana yang benar cara2
demikian?
Untuk mendapatkan jawaban yang benar mari kita lihat Al quran yang di
buat oleh ALLAH. Yang mana ALLAH juga menciptakan manusia, sudah tentu
ALLAH lah yang Maha Tahu akan ciptaannya bukan?
Dalam AL Quran ALLAH telah dijelaskan dengan detail dan sempurna.
Selama ini kita sering mendengar dari ulama2 yang menjelaskan bahwa
tujuan hidup manusia adalah untuk beribadah kepada ALLAH sebagaimana
ayat QS 51:56 menjelaskan.
“ Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku”
Beribadah (worship) kepada ALLAH diartikan menyembah(shalat) kepada
ALLAH, berpuasa, naik haji, berbuat kebaikan2 dll.Kalau sudah
menjalankan rukun islam ini(ritual), maka mereka sudah merasa beragama
dengan benar.
Sesungguhnya bukanlah demikian menurut ALLAH. Penjelasan seperti
diatas itu belumlah sempurna, sehingga hasilnya pun juga tidak sempurna.
Seperti kita lihat masarakat islam sekarang ini yang masih terbelakang.
Beribadah kepada ALLAH bukanlah menyembah ALLAH saja, bukan menjalankan
rukun islam yang lima saja, dan berbuat kebajikan saja, tetapi maknanya
jauh dari itu.
Kalau diartikan seperti diatas ini,maka kita lihat hasilnya adalah
masarakat yang tidak produktif alias miskin.Sangat menyedihkan bukan?
Beribadah kepada ALLAH SWT artinya mengabdi atau bekerja untuk ALLAH dengan sungguh2.
ALLAH adalah Raja di Raja di bumi dan dilangit ini. Sebagai hamba2
atau pekerja2 (kariawan2) ALLAH,maka manusia seharusnya patuh dan taat
mengikuti semua peraturan2 ALLAH bagaimana cara hidup dan bagaimana cara
berkerja di dunia ini.
Semua peraturan2 ALLAH itu tertulis dalam kitab2 sucinya; Taurat,injil
dan AL Quran. Al Quran adalah buku pedoman hidup manusia yang terakir,
dan sempurna.
Kita sudahtahu apa tujuan hidup kita yaitu mengabdi atau bekerja untuk ALLAH.
Mari kita lihat pula dalam AL Quran,apakah tugas2 hidup manusia di bumi ini sebagi pekerja2 dari ALLAH?
Jadi ada dua macam; satu tujuan hidup, dan kedua adalah tugas hidup;
Inilah[b] tugas hidup manusia seperti ALLAH mengatakan sebagai berikuti;[/b]
“Dialah yang telah menciptakan kamu dari bumi (tanah), dan menjadikan
kamu pemakmurnya. (QS.11:61). (menghuni dan mengolah hasil bumi untuk
kemakmuran umat manusia, kalau mengingkari perintah ALLAH ini, hidup
manusia seperti manusia di hutan2 sama dengan kehidupan bintang.). .
Perintah
ALLAH kepada Nabi Adam, Nabi Musa, dan Muhammad saw adalah sama yaitu
manusia yang diciptakan oleh ALLAH ini harus bekerja keras,sungguh2
untuk memakmurkan bumi, artinya memakmurkan keluarga,masarakat dan umat.Nanti
setiap manusia akan diminta pertanggung jawaban. Siapa yang rajin
bekerja untuk ALLAH dan siapa2 yang malas malas bekerja untuk ALLAH.
Anda dapat melihat manusia2 yang tidak mempunyai ilmu, tidak
mempunyai (Diin) buku pedoman hidup dari ALLAH, seperti manusia2 yang
tinggal di hutan2.
Baju mereka masih terbuat dari daun2 untuk menutupi auratnya, dan
tempat tinggal juga terbuat dari daun2 untuk melindungi dari hujan dan
panas.
Sampai hari ini kita masih dapat melihat manusia2 yang tidak mendapat
ilmu di hutan2. Dari satu generasi ke negerasi berikutnya. Sudah ribuan
tahun mereka tetap tidak mempunayi ilmu untuk membangun pradapan yang
islam yang maju,modren.
"gie"
"gie"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar