Jumat, 04 April 2014

....Yuk kita Sholat...

Sholat adalah wujud penghambaan kita kepada Allah. Sholat adalah saat di mana kita merajuk dan memohon kepada Allah. Sholat adalah bukti bahwa kita bukan orang-orang yang sombong di hadapan Allah. Yaitu orang-orang yang merasa tidak butuh kemurahan, bantuan, petunjuk, pengetahuan, rejeki dan segala kenikmatan lainnya dari Allah.
Allah telah memberikan segala yang kita butuhkan untuk menikmati kehidupan dunia ini. Namun lima kali lima menit untuk sekedar menempelkan dahi ini ke tanah tidak jarang merupakan hal yang berat bagi kita. Lima kali lima menit untuk menyampaikan rasa terima kasih kita kepada Allah. 
Lima kali lima menit yang akan membersihkan diri dari dosa. Yang akan mengekalkan nikmat Allah atas diri kita. Lima kali lima menit yang berbuah surga.
 Sholat adalah bentuk kepatuhan dan kewajiban kita sebagai mahluk ciptaannNYA. walaupun mudah dilakukan dan tidak lama waktu pengerjaannya, tetapi sholat susah sekali untuk dilakukan dikarenakan banyak sekali tantangannya...
Yuk Kita Sholat.. walau susah untuk didirikan tetapi orang - orang yang berjalan di jalan ALLAH adalah orang - orang berjalan bersamaan dengan RidhoNYA..
Allah SWT menegaskan bahwa tidaklah manusia dan jin diciptakan kecuali untuk beribadah kepada-Nya (QS Adz-Dzariyat: 56). Ini artinya, setiap waktu kita harus selalu beribadah kepada Allah SWT. Salah satu bentuk ibadah yang dimaksud adalah sholat, disamping ibadah-ibadah lainnya dalam pengertian yang luas – yaitu apapun yang mendatangkan ridha Allah SWT.
Adapun hikmah dari diwajibkannya sholat setiap hari tanpa adanya hari libur, yang jumlahnya lima kali dalam setiap harinya, adalah agar kita tidak pernah lepas dari keadaan bersujud kepada Allah SWT, dimana sujud adalah ibadah yang paling utama, simbol ketundukan hamba kepada Tuhannya, dan juga keadaan dimana seorang hamba paling dekat dengan Tuhannya.Disamping itu, kita juga harus selalu menunaikan sholat, lima kali setiap hari, agar hubungan kita dengan Allah SWT tidak pernah terputus. Agar kita senantiasa ingat kepada-Nya. Setiap sekian jam kita berurusan dengan dunia harus di-break dengan sholat, agar kita ingat kembali kepada Sang Pencipta dan Sang Penguasa.
Itulah mengapa kita harus menunaikan sholat setidak-tidaknya lima kali setiap hari. Bagi orang-orang yang tidak beriman dan tidak paham, sholat akan dianggap sebagai beban yang berat. Mereka berpikir, lima kali setiap hari adalah jumlah yang sangat memberatkan. Padahal kalau kita ingat peristiwa Isra’ dan Mi’raj, Rasulullah saw sudah menawar frekuensi sholat wajib dari lima puluh kali setiap hari menjadi lima kali saja.
Orang-orang yang tidak beriman dan tidak paham mungkin juga berpikir bahwa sholat hanya akan mengurangi efisiensi dan produktivitas. Lagi asyik-asyiknya bekerja, kenapa harus berhenti untuk sholat? Jumlah jam kerja juga bisa berkurang gara-gara sholat. Inilah yang ada dalam pikiran mereka. Mereka hanya berpikir secara sempit. Mereka lupa atau mungkin tidak mengerti bahwa manusia itu diadakan dengan tujuan asasi untuk beribadah kepada Allah SWT. Seandainya mereka memahami kehidupan secara lebih holistik seperti ini, niscaya pandangan sempit mereka akan berubah. Lagipula, pikiran dan jiwa manusia itu butuh istirahat. Dan sholat adalah salah satu sarana terbaik untuk itu. Rasulullah saw berkata kepada muadzinnya, Bilal ra, “Wahai Bilal, rehatkanlah kami dengan sholat.” Ya, dengan sholat pikiran dan jiwa akan kembali menjadi segar. Lalu dengan pikiran dan jiwa yang segar, kita justru akan bisa bekerja dengan lebih baik, lebih efisien, dan lebih produktif...
YUK MARI KITA SHOLAT....Love U ALLAH.
"gie"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar